Cara Melakukan Formasi Pertahanan 3-2-1 Pada Bola Voli


Untuk menghasilkan pertahanan yang bagus, diperlukan teknik formasi pertahanan yang baik pula. Untuk itu pada kesempatan kali ini, kita akan membahas cara melakukan pertahanan pada permainan bola voli menggunakan formasi 3-2-1.

Semua Pemain
  1. Harus mengantisispasi permainan lawan dengan berusaha membaca apa yang akan dilakukan lawan.
  2. Bergerak ke posisi bertahan, mengumpan, dan besiaga untuk bereaksi sebelum bola dipukul lawan.

Pemain Depan
  1. Harus meletekkan tangan sejajar bahu atau lebih tinggi dari posisi awal.
  2. Harus bergerak di sepanjang net ke kiri dan ke kanan, tetapi jangan menjauh dan membelakangi net.
  3. Jangan mengayunkan lengan.
  4. Melakukan penetrasi ke net dengan tangan pada posisi blok melewati net.
  5. Ketika tidak melakukan blok, bergerak mundur ke garis serang bersiap ke posisi bertahan.

Pemain Depan yang Tidak Melakukan Bloking
  1. Menerima tip yang diarahkan ke tengah lapangan dekat net.
  2. Menerima bola yang menyentuh net.
  3. Menerima spike keras yang bersudut tajam ke garis pinggir.

Pemain Belakang
  1. Tetap berada pada posisi rendah dengan berat badan bertumpu pada jemari kaki.
  2. Bergerak ke arah bola.

Kanan Belakang
  1. Berada jauh di dalam lapangan atau di depan garis belakang.
  2. Bertanggung jawab atas semua bola yang memantul dari blok dan mengarah ke lapangan belakang.
  3. Menerima semua bola yang mengarah ke sudut belakang lapangan dan melewati kedua pemain bertahan yang berada di garis.

Pemain Bertahan yang Berada di Garis
  1. Menerima semua spike yang lurus. 
  2. Bersiap maju ke depan dan menjangkau semua tip yang melewati blok.

Pemain di Jalur Bertenaga
  1. Mengambil posisi di mana bahu bagian dalam bloker tengah, bola, dan tangan penyerang dapat terlihat.
  2. Menerima spike atau spike pelan yang melewati bloker samping.
Demikian penjelasan cara melakukan pertahanan menggunakan formasi 3-2-1 pada bola voli. Semoga bermanfaat.



Sumber : ivanyizha.blogspot.co.id

Related Post